Wapres.Jusuf Kalla Serahkan Anugrah Kekayaan Intelektual 2018 kepada DR. Raymond Tjandrawinata
Tanggal Posting : Kamis, 26 April 2018 | 13:02
Liputan : Redaksi - Dibaca : 1574 Kali
Wapres.Jusuf Kalla Serahkan Anugrah Kekayaan Intelektual 2018 kepada DR. Raymond Tjandrawinata
Wapres RI. Jusuf Kalla Serahkan Penghargaan Kekayaan Intelektual 2018, di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis, 26 April 2016

HerbaIndonesia.Com. Wakil Presiden Republik Indonesia, M. Jusuf Kalla menyerahkan Anugrah Kekayaan Intelektual 2018, WIPO Medal for Inventors kepada Raymond Rubianto Tjandrawinata, Ph.D., M.S, MBA, di Istana Wakil Presiden RI., Jakarta, pada Kamis, 26 April 2018.

Raymond Rubianto Tjandrawinata mendapat penghargaan ini, atas prestasinya memiliki 10 paten di Indonesia dan 56 paten lainnya di berbagai negara, seperti: Amerika, Eropa, Australia, Jepang, Korea, dan beberapa negara lain.

Paten-paten tersebut ada yang atas nama Raymond R. Tjandrawinata/atas nama Tim Peneliti yang dipimpinnya. Paten-paten tersebut diatas, diserahkan kepada PT Dexa Medica untuk memproduksinya menjadi obat herbal dari tanaman asli Indonesia.

"Invensi Indonesia tidak kalah dengan invensi dunia. Namun, belum banyak orang Indonesia yang mematenkan invensinya," ungkap Raymond R. Tjandrawinata menjelaskan isi sambutan Wapres RI. khusus kepada Redaksi HerbaIndonesia.Com, usai menerima penghargaan.

Indonesia, selayaknya juga mengembangkan teknologi sesuai tuntutan Revolusi Industri 0.4. Di mana sekarang ini era digital, dan automatisasi berbasis digital banyak digunakan. Indonesia harus mempunyai invensi berbasis digital.

Inilah pemenang Anugrah Kekayaan Intelektual WIPO Awards 2018: WIPO Medal for Inventors: Raymond Rubianto Tjandrawinata, Ph.D, M.S, MBA. WIPO Medal for Creativity: Dwiki Dharmawan. WIPO IP Enterprise Trophy: PT. Pertamina (Persero). WIPO School Children’s Trophy: Muhammad Farid Husein (SMA 1 Ponorogo).

Raymond R. Tjandrawinata, Executive Director Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences menambahkan bahwa anugrah penghargaan ini diterimanya karena invensinya untuk berbagai macam obat herbal Indonesia, dari berbagai macam tanaman obat, kemudian dipilih fraksi-fraksi yang mempunyai sifat farmakologis aktif dan kemudian dipatenkan. Invensi inilah yang kemudian diberikan penghargaan oleh WIPO. Paten tersebut sudah terdaftar diberbagai negara. Redaksi HerbaIndonesia.Com

 


Kolom Komentar
Berita Terkait