Turunkan Kolesterol Dengan Daun Sirsak
Tanggal Posting : Minggu, 1 April 2018 | 16:38
Liputan : Redaksi - Dibaca : 263 Kali
Turunkan Kolesterol Dengan Daun Sirsak

HerbaIndonesiaCom Berikut ini serial artikel HerbalSehat yang ditulis oleh Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau adalah Peneliti Herbal Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China. Semoga bermanfaat.

Kolesterol merupakan lemak golongan steroid yang dapat diproduksi oleh tubuh. Dalam kadar tertentu, kolesterol dibutuhkan untuk pembentukan komponen-komponen seperti membran sel dan bahkan hormon kesuburan wanita seperti estrogen juga dibentuk dari kolesterol.

Namun demikian, kadar kolesterol yang melebihi normal (lebih dari 200 mg/dL) menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti aterosklerosis yaitu penebalan dan pengerasan dinding arteri.Aterosklerosis ini merupakan faktor awal pemicu terjadinya serangan jantung dan stroke.

Kedua penyakit ini menjadi pembunuh terbesar masyarakat Indonesia dengan jumlah kasus kejadian jantung dan stroke masing-masing sebanyak 232.010 dan 172.303.

Bahkan, biaya perawatan pada penyakit jantung dan stroke secara nasional masing-masing mencapai 1,82 trilyun dan 794,08 milyar (Riskesdas, 2013). Tentunya ini menjadi beban ekonomi bagi pemerintah.Salah satu tanaman obat untuk penurun kolesterol adalah Sirsak (Annona muricata).

Tanaman sirsak tersebar dan tumbuh baik dari daratan rendah beriklim kering sampai daerah basah dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Tanaman ini mudah sekali dikenali dari bentuk buahnya yang oval dan lonjong dengan struktur kulit buahnya berduri kehitaman tetapi tidak tajam. Semua bagian tanaman sirsak dapat digunakan sebagai obat yaitu bagian daun, bunga, buah, biji, akar, kulit batang dan akarnya.

Bagian daun adalah yang lazim dimanfaatkan untuk pengobatan. Daun sirsak secara empiris telah digunakan masyarakat untuk menurunkan kolesterol. Daunnya berwarna hijau muda dan tua, panjang daun antara 6-18 cm dengan lebar 3-7 cm dan berbentuk bulat telur.

Senyawa fitokimia yang terdapat pada duan sirsak meliputi: alkaloid, acetogenin, asam amino, karbohidrat, protein, lemak, polifenol (termasuk di dalamnya flavonoid), minyak esensial, terpen dan senyawa aromatik.Dosis untuk penurun kolesterol sebanyak 3-5 lembar daun sirsak segar, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas kemudian diminum sekali sehari.

Rebusan daun sirsak sebanyak 5 lembar terbukti memberikan efek penurunan kadar kolesterol yang optimal. Hal ini didukung penelitian yang dilakukan oleh Uneputty dkk (2013) pada hewan tikus kolesterol yang diberikan rebusan daun sirsak.

Menurut Zuhud (2011), daun yang berkualitas untuk obat kolesterol adalah daun sirsak dengan kandungan antioksidan yang tinggi, yaitu terdapat pada daun yang tumbuh pada urutan ke-3 sampai urutan ke-5 dari pangkal batang daun dan dipetik pukul 5-6 pagi.

Penurunan kolesterol ini dimungkinkan karena kandungan senyawa fitokimia sitosterol dan kalium pada daun sirsak. Sitosterol merupakan senyawa fitokimia mirip kolesterol yang terdapat pada tumbuhan. Berdasarkan penelitian, cara kerja sitosterol dalam penurunan kadar kolesterol mirip dengan obat kimia ezetimibe, yaitu dengan jalan memperkecil absorpsi kolesterol dari saluran pencernaan.

Selain itu, sitosterol dapat menghambat proses esterifikasi kolesterol dalam sel epitel. Dengan dihambatnya absorpsi kolesterol ini menyebabkan kadarnya dalam darah menurun.Sedangkan mekanisme kerja kalium dalam menurunkan kolesterol sampai kini belum diketahui secara pasti.

Akan tetapi, kemungkinan diduga melalui pengurangan kolesterol yang menempel pada pembuluh darah dengan cara mengikat dan mengeluarkan kolesterol itu dari pembuluh darah.

Hal ini didasarkan bahwa sebagian besar kalium terdapat dalam sel, termasuk sel yang membentuk pembuluh darah. (Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau Peneliti Herbal Fakultas Farmasi UAD; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China) (Redaksi HerbaIndonesiaCom)

 


Kolom Komentar
Berita Terkait