Spirulina Dapat Mengobati Luka Diabetes
Tanggal Posting : Senin, 9 Juli 2018 | 07:36
Liputan : Redaksi - Dibaca : 132 Kali
Spirulina Dapat Mengobati Luka Diabetes
Spirulina Dapat Mengobati Luka Diabetes

HerbaIndonesia.Com. Berikut ini serial artikel HerbalSehat yang ditulis oleh Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau adalah Peneliti Herbal Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China. Semoga bermanfaat.

Tubuh manusia pada dasarnya memiliki kemampuan untuk memperbaiki jaringan yang rusak akibat luka dalam jangka waktu tertentu. Proses penyembuhan luka ini secara umum melalui 3 fase utama, yaitu inflamasi, proliferasi dan remodeling.

Sebelum ketiga fase tersebut, ada fase hemostasis untuk menghentikan perdarahan. Pada jaringan yang luka terjadi respon inflamasi atau peradangan selama 1 sampai 2 hari, ditandai dengan adanya bengkak, kemerahan di daerah luka, nyeri dan panas.

Pada kasus luka tertentu, fase inflamasi ini bisa berlangsung sampai 2 minggu. Secara molekuler, fase inflamasi ini ditandai dengan adanya sitokin TNF-alfa.

Selain itu, saat terjadi luka pembuluh darah mengeluarkan molekul leukosit (sel darah putih) untuk melakukan fagositosis sebagai mekanisme pertahanan tubuh dalam melemahkan mikroorganisme penyebab infeksi pada luka.

Di akhir fase inflamasi pada luka ditandai dengan munculnya molekul fibroblast. Fase kedua penyembuhan luka yaitu proliferasi diawali dengan proses granulasi untuk membentuk jaringan baru pada daerah luka yang berlangsung 2-3 minggu.

Fase ini ditandai adanya mokelul fibroblast yang berfungsi membentuk kolagen (molekul yang membuat daerah luka menjadi lentur).

Selain itu, fibroblast ini berperan dalam pembentukan pembuluh darah baru pada jaringan baru yang terbentuk.
Akhir fase profilferasi ini ditandai dengan pembentukan jaringan epitel pada permukaan luka yang ditandai adanya keropeng.

Dan fase ketiga penyembuhan luka adalah remodeling, dimana pada fase ini terjadi pembentukan kolagen yang berlangsung 3-5 minggu bahkan bisa lebih pada kasus luka tertentu.

Berbagai tumbuhan obat dapat digunakan dalam proses penyembuhan luka,salah satunya adalah dari kelompok sianobakteria, yaitu spirulina.

Senyawa yang dianggap berperan penting dalam penyembuhan luka adalah pigmen biru yang disebut fikosianin. Dalam setiap 1 gram spirulina terkandung fikosianin 120-210 mg.

Penelitian tentang spirulina dalam penyembuhan luka telah dilakukan oleh Syarina et al. (2015) dimana ekstrak air yang mengandung pigmen fikosianin dapat meningkatkan pembentukan sel fibroblast.

Sedangkan Gur et al. (2013) menunjukkan bahwa pigmen fikosianin pada spirulina memiliki aktivitas untuk meningkatkan pembentukan epitel sehingga penutupan luka dapat terjadi lebih cepat.

Untuk mendapatkan pigmen fikosianin dalam penyembuhan luka dapat dilakukan dengan cara mudah, yaitu serbuk spirulina sebanyak 1 gram dilarutkan dalam 100 mL atau setengah gelas air, kemudian diaduk selama 15 menit dan didiamkan lebih kurang 30 menit.

Akan terbentuk 2 lapis warna, yaitu biru dibagian atas dan hijau dibagian bawah. Diambil pigmen warna biru bagian atas dengan cara dituang perlahan.

Pigmen biru yang sudah terpisah selanjutnya dipakai untuk mengobati luka dengan menggunakan kain kasa yang dicelupkan ke dalamnya.

Kain kasa yang telah mengandung pigmen biru ditutupkan pada luka dan diganti setiap 12 jam untuk mendapatkan proses penyembuhan luka yang efektif.

Pada luka sayatan, proses penyembuhan ini berjalan lebih cepat dibandingkan pada luka bakar dan luka ulkus yang disebabkan karena diabetes. Namun demikian, pengobatan luka menggunakan pigmen fikosianin ini memiliki banyak keuntungan.

Selain alami juga antioksidannya yang tinggi dapat mencegah terjadinya stress oksidatif pada daerah luka terutama luka ulkus akibat diabetes. (Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau Peneliti Herbal Fakultas Farmasi UAD; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China) (Redaksi HerbaIndonesiaCom)

 


Kolom Komentar
Berita Terkait