Sosialisasi Pemanfaatan Jamu Hipertensi di Posyandu Lansia
Tanggal Posting : Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:26
Liputan : Redaksi - Dibaca : 5 Kali
Sosialisasi Pemanfaatan Jamu Hipertensi di Posyandu Lansia
Sosialisasi Jamu Hipertensi di Posyandu Lansia Kota Pekalongan.

HerbaIndonesia.Com. Sosialisasi pemanfaatan Jamu, memang harus terus dilakukan baik untuk generasi millenia, ataupun generasi sebelumnya yang juga sangat perlu memperoleh informasi yang komprehensif tentang kegunaan Jamu.

Kali ini, sosialisasi Jamu dilakukan kepada Posyandu Lansia di Kota Pekalongan- yang diperkenalkan tentang manfaat Jamu untuk Hipertensi.

Hipertensi adalah penyakit yang paling mudah diketahui, cukup menggunakan alat tensimeter, maka akan diketahui, seseorang menderita hipertensi atau tidak. Prevalensi penyakit ini semakin meningkat bahkan cenderung terjadi pada usia yang lebih muda, mulai dari umur 25 tahun.

"Hipertensi memuncaki peringkat pertama dari penyakit tidak menular (PTM) yang biasanya dialami oleh masyarakat usia lanjut," urai dr. Ahmad Ismail, Dokter Fungsional pada Klinik Saintifikasi Jamu, Dinkes Kota Pekalongan kepada Redaksi JamuDigital.Com.

Pengelolaan hipertensi yang baik, lanjut dr. Ahmad Ismail, adalah dengan pola hidup yang sehat, yakni dengan olahraga secara teratur, mengurangi makanan yang berlemak & mengurangi garam.

Namun, apabila tekanan darah sudah terlanjur tinggi, maka diperlukan obat penurun tensi yang dapat diperoleh di Puskesmas atau Rumah Sakit.

Pemakaian obat hipertensi hanya akan menurunkan tekanan darah saja, tanpa memperbaiki mekanisme "fals" dalam tubuh, akibat pola hidup yang salah dalam waktu lama. Meskipun sudah minum obat hipertensi, keluhan lain yang menyertai hipertensi masih tetap dirasakan, seperti: pusing, rasa berat pada kepala bagian belakang, leher kaku dan lainnya.

PSPJ memperkenalkan Hamu hipertensi yang sudah lolos proses saintifikasi oleh B2P2TOOT Tawangmangu, yang terdiri dari:

  • Herba seledri 15 gr
  • Herba pegagan 9 gr
  • Daun kumis kucing 9 gr
  • Herba meniran 9 gr
  • Rimpang temulawak 9 gr
  • Rimpang kunyit 9 gr

Jamu hipertensi sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi ringan. Tidak hanya menurunkan tekanan darah saja, namun yang paling awal dirasakan justru keluhan-keluhan yang menyertai hipertensi tersebut. Tekanan darah akan turun perlahan setelah rutin minum Jamu.

Di klinik saintifikasi jJamu PSPJ Pekalongan, pernah menurunkan tekanan darah dari 210/100 menjadi 160/90 selama 3 minggu minum Jamu hipertensi, demikian dijelaskan dr. Ahmad Ismail. Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait