Sosialisasi Jamu untuk Diabetes di Rumah Sakit H.A. Djunaid Pekalongan
Tanggal Posting : Minggu, 6 Januari 2019 | 06:34
Liputan : Redaksi - Dibaca : 47 Kali
Sosialisasi Jamu untuk Diabetes di Rumah Sakit H.A. Djunaid Pekalongan
Foto: Kegiatan Sosialisasi Jamu untuk Diabetes di Rumah Sakit H.A. Djunaid Pekalongan

HerbaIndonesia.Com. Diabetes melitus atau yang lebih dikenal dengan penyakit Kecing Manis, prevalensi kejadiannya terus meningkat. Menurut Balitbangkes, prevalensi diabetes pada tahun 2007 sebesar 1.1% dan meningkat menjadi 2.1% pada tahun 2013.

"Jika tidak ditangani dengan tepat, penyakit diabetes ini akan menimbulkan komplikasi penyakit lain sehingga memperburuk kualitas hidup diabetesi," urai dr. Ahmad Ismail, Dokter Fungsional di Klinik Saintifikasi Jamu, Dinkes Kota Pekalongan kepada Redaksi JamuDigital.Com.

Namun, hal itu tidak akan terjadi jika diabetesi mau mengubah pola hidup dan pola makannya menjadi lebih sehat. Disertai dengan dukungan keluarga, bukan tidak mungkin para diabetesi ini dapat menikmati hidup dengan bahagia hingga lanjut usia.

Selain itu, memiliki semangat hidup, selalu berfikir positif, dan selalu bersyukur kepada Sang Pencipta dapat menjadi jalan untuk tetap sehat kendati memiliki penyakit diabetes.

Jamu untuk diabetes adalah salah satu dari 11 Jamu yang telah lolos saintifikasi yang dilakukan B2P2TOOT Tawangmangu sejak 2 tahun lalu, namun masih banyak masyarakat yang belum mengenalnya, terutama para diabetesi.

Ramuan Jamu untuk diabetes terdiri dari: Daun salam (5 gr), Herba sambiloto (5 gr), Kulit Kayu manis (7 gr), Rimpang Temulawak (10 gr).

Khusus untuk masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya dapat konsultasi terlebih dahulu di Klinik Saintifikasi Jamu, Jl. Letjen Suprapto No. 5, Kota Pekalongan. Setiap hari kerja (Senin sampai dengan Jum’at, pukul: 09.00-14.00 WIB). Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait