Puan yakin jamu bentuk kapsul bakal disukai kaum milenial
Tanggal Posting : Sabtu, 23 Februari 2019 | 04:04
Liputan : Redaksi - Dibaca : 126 Kali
Puan yakin jamu bentuk kapsul bakal disukai kaum milenial
Menko PMK Puan Maharani menyerahkan sertifikat izin edar produk kapsul lunak produksi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Foto: www.detik.com

HerbaIndonesia.Com. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK), Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) Ungaran, Semarang.

Dalam kunjungan ini, Puan menyerahkan sertifikat izin edar produk kapsul lunak produksi Sido Muncul.

"Kami berharap ini bisa mendukung atau meningkatkan produksi jamu karena memang bisa diminumnya melalui soft capsule dan bisa bermanfaat bukan hanya di dalam negeri tapi juga berkompetisi di luar negeri sebagai produk Indonesia," kata Puan usai berkeliling pabrik Sido Muncul di Ungaran, Semarang, Jumat (22/2/2019).

Puan menjelaskan jamu yang diproduksi Sido Muncul berasal dari berbagai tanaman obat Indonesia. Mengonsumsi produk olahan tanaman tersebut bukan saja menyehatkan, namun juga turut mendorong industri jamu Tanah Air.

"Sudah banyak sekali produksi-produksi yang dihasilkan oleh PT Sido Muncul ini yang memang laku di masyarakat. Saya bersama Ibu Penny (Kepala BPOM) selalu menyampaikan kita harus dorong industri jamu," katanya.

Menurutnya dengan diberikannya izin edar dari BPOM, artinya produk soft capsule atau kapsul lunak dari Sido Muncul dipastikan menyehatkan, serta di dalamnya tidak terkandung bahan kimia atau racun yang membahayakan tubuh.

Sementara itu, turut hadir bersama Puan, Penny dalam sambutannya mengatakan selama ini BPOM secara konsisten melakukan pendampingan dan fasilitasi Sido Muncul.

Ia pun menyebut Sido Muncul selalu bekerja sama dalam hal mematuhi peraturan yang ada. Hingga saat ini Sido Muncul telah mengantongi total 281 surat izin edar

"Berdasarkan catatan kami Sido Muncul adalah perusahaan obat tradisional yang selalu mengikuti aturan yang ada, baik dalam premarket maupun postmarket, juga inovatif dan berorientasi ekspor," ungkap Penny.

Di sisi lain Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat menyebut jamu yang diproduksi Sido Muncul, selain fungsinya sebagi obat, namun juga di dalamnya ada unsur kebudayaan, tradisi lokal, dan kekayaan-kekayaan Indonesia, termasuk untuk produk terbarunya kapsul lunak.

Lebih lanjut, Irwan juga menjelaskan saat ini kapsul lunak yang baru mendapatkan izin baru untuk produk Tolak Angin dan Tolak Linu. Namun ke depannya akan dibuat produk Sido Muncul lainnya yang juga berbentuk kapsul lunak.

"Kami masih punya satu line, kami di pabrik yang sekarang kita pasang itu kami sudah persiapkan masterplan-nya tiga line. Kapasitasnya per jam 30 ribu soft capsule (untuk) Tolak Angin dan Tolak Linu," jelas Irwan.

Sebagai informasi, acara penyerahan sertifikat izin edar kapsul lunak Sido Muncul ini juga turut dihadiri Bupati Kab Semarang Mundjirin, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan jajaran direksi Sido Muncul.

Selain acara pemberian sertifikat izin edar BPOM, Puan dan rombongan juga diajak berkeliling pabrik Sido Muncul oleh Irwan.

Dengan mengenakan pakaian khusus, rombongan melihat langsung mesin-mesin produksi dan proses pengepakan produk Tolak Angin. (Sumber: https://news.detik.com/adv-nhl-detikcom/d-4440175/puan-maharani-serahkan-izin-edar-kapsul-lunak-sido-muncul). Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait