Potensi Herbal di Banda Aceh
Tanggal Posting : Rabu, 14 Agustus 2019 | 03:17
Liputan : Redaksi - Dibaca : 8 Kali
Potensi Herbal di Banda Aceh
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh Nurmiaty AR (kerudung putih baju merah) menggagas warganya agar menciptakan pusat obat herbal di Banda Aceh. Foto: www.rri.co.id

HerbaIndonesia.Com. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh Nurmiaty AR menggagas warganya agar mampu kembali menciptakan pusat obat herbal di Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikannya ketika menyerahkan tanaman obat untuk diserahkan kepada masyarakat melalui aparatur gampong di Kantor Geuchik Seutui Jumat (9/8/2019).

"Saya ingin Banda Aceh kembali dikenal sebagai pusat obat-obatan herbal seperti yang ada di Gampong Punge, Blang Cut dulu yaitu PT jamu Baidari yang dikenal hingga ke Malaysia," ujarnya.

Nurmiaty juga menginginkan tanaman obat yang diberikan dapat dibudidayakan oleh setiap keluarga sebagai obat alami untuk keluarganya yang tumbuh di pekarangan atau lahan kosong rumah.

"Saya meminta agar tanaman ini dapat dibudidayakan dan tumbuh disetiap pekarangan atau dilahan kosong yang ada diperumahan warga sebagai obat alami untuk keluarganya," ujarnya.

Nurmiati percaya jika tanaman herbal ini berhasil dibudidayakan masyarakat, maka keinginan untuk menjadikan Banda Aceh sebagai pusat obat herbal akan tercapai, "dan kebersaman ini tentunya akan meningkatkan ekonomi masyarakat tentunya juga meningkatkan perekonomian Kota Banda Aceh."

Beberapan tanaman yang diminta untuk dibudidayakan oleh Istri Wali Kota Banda Aceh ini adalah tanaman kunyit, jahe dan kencur.  "Semoga tanaman-tanaman ini dapat dipergunakan dengan baik untuk kebaikan kita bersama," ujar Nurmiaty lagi.

Sementara itu Keuchik Gampong Seutui T.Amiruddin mengatakan akan ikut mengimplementasikan keinginan Ketua TP-PKK Banda Aceh ini guna meningkatkan perekonomian warganya.

"Saya akan ikut untuk membudidayakan tanaman ini sebanyak mungkin yang nantinya mungkin bias digunakan oleh masyarakat gampong kita ini dan tentunya akan membuahkan hasil seperti apa yang dimintakan oleh Ibu Nurmiaty," ujarnya.

Bertepatan dengan itu pula Nurmiaty menyempatkan diri untuk memeriksa kesehatannya yang kebetulan di gampong tersebut tengah ada tim kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan seperti cek gula darah, kolesterol dan lain sebagainya untuk warga.

Dalam kegiatan ini turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Banda Aceh Bakhtiar dan juga Plt. Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh Jalaluddin beserta masyarakat setempat. (Sumber: http://rri.co.id/banda-aceh/post/berita/705912/pemerintah/banda_aceh_diharapkan_kembali_jadi_pusat_obat_herbal.html). Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait