Pilkada 2018 dan Promo Obat Herbal Indonesia
Tanggal Posting : Rabu, 27 Juni 2018 | 17:03
Liputan : Redaksi - Dibaca : 415 Kali
Pilkada 2018 dan Promo Obat Herbal Indonesia
Pesta Demokrasi Pilkada Serentak 2018 Dijadikan Momentum Untuk Promo Obat Herba Asli Indonesia oleh Ketua RW13 Vila Pertiwi Depok

HerbaIndonesia.Com. Hari ini, Rabu tanggal 27 Juni 2018 Rakyat Indonesia secara serentak menjalankan proses demokrasi bernegara melakukan Pilkada. Momentum ini, digunakan Ketua RW13 Vila Pertiwi, Depok, Jawa Barat, Karyanto untuk memperkenalkan Obat Herbal Asli Indonesia.

"Tadi malam saya kontak kepada Ketua TPS 72, RW13 Vila Pertiwi, Depok, Pak Echsan Rachman untuk ijin menghidangkan Jamu Beras Kencur kepada seluruh petugas TPS 72. Biar bugarlah semua petugas Pilkada ini. Mereka beberapa hari ini sangat sibuk mengurusi logistik Pilkada," ujar Ketua RW 13 Vila Pertiwi Depok, Karyanto sambil tersenyum disela-sela menghidangkan Jamu Beras Kencur kepada Petugas TPS 72.

Jamu Beras Kencur yang dikemas dalam botol ukuran 1 liter ini, ditaruh di dalam Tenggok (Bakul) yang biasa digunakan penjual Jamu Gendong memasarkan Jamu yang fresh diracik setiap hari. Ada lima botol yang siap disajikan kepada para petugas TPS 72 dan para pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya.

Untuk melayani pemilih di TPS 72 minum Jamu Beras Kencur, Karyanto dibantu Gilang Kusuma dan Nur Tri Purwanto dari PharmaONEBRAND. "Alhamdulillah semua yang minum Jamu berkomentar Jamunya enak dan tidak pahit," kata Nur Tri Purwanto usai menyajikan Jamu kepada pemilih.

Jamu, OHT dan Fitofarmaka
Indonesia sangat kaya dengan sumber bahan alam untuk pengobatan. Obat tradisional, dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu: Jamu, Obat Herbal Terstandar, dan Fitofarmaka.

Jamu (Empirical based herbal medicine): bahan alam yang disajikan secara tradisional, dari seduhan seluruh/sebagian tanaman berdasarkan empiris pengalaman nenek moyang.

Obat Herbal Terstandar (Scientific based herbal medicine): bahan alam yang diolah menjadi ekstrak atau penyarian bahan alam, diproses dengan standarisasi, ditunjang pembuktian ilmiah dan penelitian pre-klinis.

Fitofarmaka (Clinical based herbal medicine): bahan alam yang dibuktikan secara ilmiah, diproses secara modern, dilakukan uji pre klinis dan uji klinis kepada manusia, proses pembuatannya terstandar sehingga setara dengan obat modern.

"Potensi Jamu Indonesia itu sangat besar, tidak saja di pasar dalam negeri, tetapi juga pasar ekspor. Selain itu, karena obat herbal memiliki tiga kelompok- yang mana dari masing-masing kelompok itu dapat dipergunakan untuk tujuan promotif, preventif dan kuratif, maka sudah saatnya obat herbal Indonesia dapat menjadi pilihan dalam program kesehatan nasional. Termasuk dipergunakan di pelayanan fasilitas kesehatan formal," urai Ketua RW13 Vila Pertiwi Depok- yang alumnus Farmasi UGM itu. Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait