Peran UMKM Tingkatkan Daya Saing Melalui Legalitas Produk Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan
Tanggal Posting : Selasa, 5 Maret 2019 | 00:53
Liputan : Redaksi - Dibaca : 150 Kali
Peran UMKM Tingkatkan Daya Saing Melalui Legalitas Produk Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan
Forum Advokasi dan Komunikasi tentang Implementasi e-Registrasi dan Tata Cara Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Hotel Wyndham Surabaya tanggal 26 - 28 Februari 2019.

HerbaIndonesia.Com. Dengan adanya implementasi e-registrasi memberikan dampak perubahan pada proses pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Badan POM.

Tentu saja hal ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha di bidang Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan.

Badan POM, dalam hal ini Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, mengambil langkah strategis dalam upaya memfasilitasi para pelaku usaha khususnya UMKM yang mengalami kendala pada pendaftaran obat tradisional dan suplemen kesehatan.

Melalui Forum Advokasi dan Komunikasi tentang Implementasi e-Registrasi dan Tata Cara Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan untuk UMKM di Jawa Timur.

Kegiatan diselenggarakan di Hotel Wyndham Surabaya tanggal 26 - 28 Februari 2019, dibuka Kepala Balai Besar POM di Surabaya, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt. dan diikuti oleh 80 pelaku usaha di bidang Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan dari berbagai Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Balai menyampaikan bahwa Badan POM selalu melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha terutama UMKM.

Balai Besar POM di Surabaya siap mendampingi UMKM Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan untuk berkembang ke arah yang lebih baik dalam upaya  meningkatkan daya saing bangsa.

Pembinaan dan arahan dari Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Dra. Rr. Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc., terkait Kebijakan Pengawasan Pre-market di Kedeputian 2.

Mengawali penyampaian materi pada kegiatan tersebut, dilanjutkan sesi diskusi yang berjalan aktif dan menarik dengan banyaknya pertanyaan dan keluhan yang diajukan oleh peserta.

Deputi II menyampaikan pesan agar pelaku usaha bersama pemerintah mendukung program pelestarian jamu Indonesia sebagai warisan budaya melalui pengenalan jamu kepada generasi millenieal serta menggalakkan budaya minum jamu guna memelihara dan meningkatkan kesehatan.

Paparan materi selanjutnya disampaikan oleh Direktur Registrasi Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan, Dra. Cendekia Sri Murwani, Apt., MKM, mengenai Pengawasan Pre-market Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan diikuti sesi diskusi dan tanya jawab.

Pelayanan Prima Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan ini meliputi penerimaan berkas pendaftaran, konsultasi dengan Duty Manager serta pejabat struktural di Direktorat Registrasi Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan serta penyerahan NIE.

Besarnya antusias pelaku usaha dalam mengikuti kegiatan ini terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti pelayanan prima hingga hari terakhir.

Dengan adanya Forum Advokasi dan Komunikasi di Surabaya ini, diharapkan dapat memberikan saran dan masukan untuk perbaikan sistem dan proses registrasi Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan.

Serta mempercepat dan mendorong pelaku usaha di wilayah Jawa Timur untuk mendapatkan izin edar produk Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan. (Sumber: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/15555/Pacu-Peran-UMKM--Tingkatkan-Daya-Saing-Melalui-Legalitas-Produk-Obat-Tradisional-dan-Suplemen-Kesehatan.html) Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait