Obat Wasir Dari Daun Ungu
Tanggal Posting : Sabtu, 12 Mei 2018 | 05:31
Liputan : Redaksi - Dibaca : 155 Kali
Obat Wasir Dari Daun Ungu

(www.herba-indonesia.com) Berikut ini serial artikel HerbalSehat yang ditulis oleh Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau adalah Peneliti Herbal Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China. Semoga bermanfaat.

Hemorrhoid atau wasir adalah pelebaran pembuluh darah vena pada tunika mukosa dan tunika submukosa dari pleksus hemorrhoidal internal dan eksternal.

Faktor-faktor penyebab wasir antara lain obesitas, diet rendah serat, kehamilan, konspitasi kronik termasuk faktor pekerjaan yang mengharuskan duduk dalam durasi yang lama.

Selain itu, wasir juga bisa disebabkan karena riwayat keluarga yang menderita wasir. Meningkatnya kejadian wasir dipicu oleh pola buang air besar yang salah.

Seperti mengedan terlalu kuat karena sembelit atau terlalu lama duduk di jamban, peningkatan tekanan intra abdomen akibat tumor, diare kronik atau akut yang berlebihan, analsex, kurang minum dan kurang olah raga.

Wasir bukan penyakit yang mengancam jiwa. Akan tetapi, wasir dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Wasir sering tidak menimbulkan gejala terutama di tahap awal.

Gejala wasir baru diketahui pada tahap lanjut yaitu saat terjadi gesekan antara feses dan hemoroid.

Gesekan ini dapat menyebabkan rasa nyeri, panas di sekitar anus, bahkan bisa sampai terjadi pendarahan segar yang dapat menyebabkan anemia.

National Center for Health Statistics (NCHS) melaporkan bahwa kejadian wasir pada populasi dunia mencapai 75%.

Dan bisa diderita oleh semua orang dengan prevalensi sama banyak antara laki-laki dan perempuan. Kejadian wasir paling sering terjadi pada usia antara 45-65 tahun dan jarang terjadi di bawah usia 20 tahun.

Penanganan wasir dapat dilakukan dengan pendekatan obat ataupun operasi, tergantung dari tahapannya. Jenis sediaannya pun juga bisa secara oral seperti kapsul ataupun secara topikal.

Seperti krim yang dioleskan pada anus dan sediaan peranal dalam bentuk torpedo (supositoria) yang dimasukkan melalui anus.

Pada prinsipnya, kandungan yang ada pada sediaan obat herbal untuk wasir harus mengandung antinyeri, zat protektan, antiseptik, vasokonstriksi dan antiradang.

Daun ungu atau wungu memiliki nama latin Graptophyllum pictum, termasuk family Acanthaceae adalah diantara tanaman obat yang dapat digunakan untuk terapi wasir.

Bagian yang sering digunakan yaitu daun, kulit batang dan bunganya. Daun ungu secara ilmiah terbukti memiliki efek antiradang dan antinyeri (Kalsum, 2008).

Astana dkk (2017) membuktikan secara klinik dengan metode RCT open label melibatkan 136 subjek, bahwa 12 g daun ungu efektif mengatasi wasir sebanding dengan obat diosmin hesperidin. Selain itu, daun ungu terbukti aman yang ditandai fungsi hati dan ginjal dalam rentang normal.

Daun ungu mengandung senyawa fitokimia golongan flavonoid, antosianin, leukoantosianin dan tanin. Flavonoid mempunyai efek menurunkan hiperpermeabilitas dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah, sehingga mengurangi terjadinya pendarahan yang diakibatkan gesekan feses dengan hemoroid.

Kandungan senyawa pada daun ungu juga memiliki efek laksatif sehingga membantu keluhan susah buang air besar (sembelit). Antosianinnya menunjukkan potensi antioksidan yang tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sirkulasi dan aliran darah.

Kombinasi dengan temulawak, kunyit, daun duduk, daun iler dan herba meniran meningkatkan efektivitasnya dalam terapi wasir. (Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau Peneliti Herbal Fakultas Farmasi UAD; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China) (Redaksi HerbaIndonesiaCom)


Kolom Komentar
Berita Terkait