Menko PMK, Puan Maharani dan Kepala BPOM, Penny Lukito, Ajak Millenial Minum Jamu
Tanggal Posting : Jumat, 28 Desember 2018 | 06:40
Liputan : Redaksi - Dibaca : 36 Kali
Menko PMK, Puan Maharani dan Kepala BPOM, Penny Lukito, Ajak Millenial Minum Jamu
Menko PMK, Puan Maharani, Menteri Koperasi dan UMKM, Puspayoga, dan Kepala BPOM, Penny K. Lukito: Penggalangan Gerakan Budaya Minum Jamu.

HerbaIndonesia.Com. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI., Puan Maharani dan Kepala Badan POM RI., Penny Kusumastuti Lukito mengajak generasi millenial untuk minum Jamu. Karena Jamu menyehatkan dan warisan budaya Indonesia, serta potensi ekonominya sangat besar.

Menko PMK, Puan Maharani dan Kepala BPOM, Penny K. Lukito terus mengenalkan Jamu dan herbal nusantara kepada kaum muda dan seluruh masyarakat Indonesia.

Termasuk ketika saat mencanangkan: Gerakan UMKM Jamu Berdaya Saing dan Herbal Indonesia Expo 2018 yang dilaksanakan oleh BPOM di SMESCO Tower, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Desember 2018.

Menko Puan mengatakan bahwa pemahaman manfaat dari Jamu dan herbal agar dapat disosialisasikan secara masif terutama kepada anak-anak, generasi muda atau generasi milenial saat ini.

"Melalui sosialisasi pada generasi muda akan meningkatkan konsumsi Jamu dan herbal, yang juga harus memiliki persyaratan aman dan bermanfaat bagi kesehatan," ujarnya.

Puan Maharani cukup panjang menceritakan, bagaimana dirinya dulu sejak kecil oleh ibundanya terus-menerus disuruh mimum Jamu. "Ya Jamu Beras Kencur, Kunyit Asem. Satu botol besar begini, disimpan di kulkas untuk diminum selama tiga hari," urainya penuh semangat.

Menko Puan sejak muda hingga kini rajin menkonsumsi Jamu. Menurutnya hal tersebut merupakan ajaran dari ibundanya yang kini ia teruskan, juga mengajak anaknya untuk mengkonsumsi Jamu.

Menko Puan sangat mengapresiasi kinerja BPOM yang telah mengenalkan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) kepada para UMKM Jamu yang ada di Indonesia. Dengan begitu, lanjutnya, produk Jamu produksi UMKM akan lebih higienis dan menarik. Sehingga, akan lebih banyak orang percaya pada produk Jamu UMKM.

"Meski begitu, riset dan inovasi perlu terus dikembangkan, agar dapat meningkatkan daya saing," katanya.

Dalam Pencanangan Gerakan UMKM Jamu Berdaya Saing dan Herbal Indonesia Expo 2018, Menko Puan juga sempat menyerahkan sertifikat CPOTB dan Nomor Ijin Edar kepada para UMKM.

Menko Puan yang didampingi Menteri Koperasi dan UMKM, Puspayoga, dan Kepala BPOM, Penny K. Lukito, juga mengajak para undangan untuk Minum Jamu Bersama, seraya mencanangkan; Penggalangan Gerakan Budaya Minum Jamu untuk membangkitkan kembali budaya minum Jamu dan menjadikan Jamu sebagai minuman keluarga.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala BPOM, Penny K. Lukito mengatakan bahwa selain penyerahan sertifikat CPOTB, pada acara ini juga dilaksanakan pencanangan Komitmen Bapak Angkat UMKM Jamu, Penggalangan Gerakan Budaya Minum Jamu serta Herbal Indonesia Expo 2018, yang meliputi Pameran, Seminar, dan Panggung Edukasi.

Panggung Edukasi Herbal Indonesia Expo 2018, Dikemas agar Generasi Millenial Mencintai Jamu.

Acara Panggung Edukasi pada hari Selasa, 11 Desember 2018, menampilkan pembicara Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, BPOM, Dra. Mayagustina Andarini, Apt., M.Sc. dan Hanny Nurmalita (Duta Jamu Jateng) dengan tema: Generasi Milenial Cinta Jamu.

minum jamu milenia

Foto: Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen, Kesehatan dan Kosmetik, BPOM, Mayagustina Andarini, dan Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan BPOM, Indriaty Tubagus: Mengajak Millenial Minum Jamu Bersama.

Sesi berikutnya dengan tema: Jamu ditangan Entrepreneur Generasi Milenial, menampilkan pembicara: 1. Dra. Indriaty Tubagus, Apt., M.Kes, Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan Badan POM memaparkan topik bahasan: BPOM Cerdas Memilih dan Mengonsumsi Obat Tradisional, 2. Drs. Karyanto, MM. (Founder JamuDigital) dengan topik bahasan: Generasi Millenial, Teknologi Digital & Bisnis Jamu.

Menko Puan, dan Kepala BPOM, Penny Lukito juga menyempatkan diri meninjau Herbal Indonesia Expo 2018 yang berlangsung di lantai dasar Gedung SMESCO, Jakarta Selatan. Sebagai bentuk dukungan agar UMKM Jamu Indonesia semakin meningkat daya saingnya.

Branding Jamu untuk Millenial

Pada saat Menko Puan, dan Kepala BPOM, Penny K. Lukito mengunjungi stand-stand Pameran Herbal Indonesia Expo 2018 yang berada di lantai bawah Gedung SMESCO, saat mengunjungi stand JamuDigital, Menko Puan dan Kepala BPOM RI. mendapatkan penjelasan dari Founder JamuDigital, Karyanto tentang perlunya penguatan branding Jamu Indonesia, dan meningkatkan akses pasar Jamu Indonesia. Sehingga perlu adanya media online dan aplikasi yang khusus untuk Jamu.

Media Online khusus Jamu, www.jamudigital.com dan aplikasi Jamu Digital diharapkan dapat mendukung penguatan brand Jamu Indonesia, dan para penjual Jamu juga dapat meningkatkan akses pasar melalui pasar digital.

"Media kami berbasis internet, sehingga dapat lebih mudah untuk merangkul generasi millennial mendapat informasi tentang Jamu Indonesia melalui edukasi yang sesuai dengan gaya anak millenial," urai Karyanto yang disimak oleh Menko Puan, dan Kepala BPOM RI.

Karyanto dan Puan

Foto: Menko PMK, Puan Maharani, dan Kepala BPOM, Penny K. Lukito mendapat penjelasan dari Founder JamuDigital, Karyanto tentang Media Online dan Aplikasi Jamu.

Selain pengusaha UMKM Jamu, turut hadir dalam Pencanangan Gerakan UMKM Jamu Berdaya Saing dan Herbal Indonesia Expo 2018, perwakilan Kemenperin, KKP, Kemendag, Kementerian Desa PDTT, Kementan, BEKRAF, perwakilan UMKM Obat Tradisional (OT) Binaan BPOM, dan UMKM OT Unggulan Daerah. Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait