Membidik Peluang Home Industry, Produk Kosmetika dan Jamu
Tanggal Posting : Senin, 18 Maret 2019 | 01:44
Liputan : Redaksi - Dibaca : 173 Kali
Membidik Peluang Home Industry, Produk Kosmetika dan Jamu
Ariel Dwi Puspitawati, S.Farm. Apt. (tengah), Ana Yulyana, S.Farm., M.Farm., Apt. dan Drs. Karyanto, MM. Founder Jamu Digital pada Workshop Kosmetika dan Jamu di Fak.Farmasi ISTN.

HerbaIndonesia.Com Potensi bisnis home industry sangat besar, terlebih didukung oleh teknologi informasi- dimana promosi dan penjualan produk dapat dilakukan secara online yang praktis, namun memiliki coverage yang sangat luas.

Home industry akan menjadi potensi yang dahsyat. Peluang ini harusnya dapat dimanfaatkan oleh para pihak yang memiliki kompetensi dalam membuat produk-produk kosmetik dan jamu yang berbasis herbal yang sumber bahan bakunya melimpah di Indonesia.

Dekan Fakultas Farmasi ISTN, Dr. Refdanita, M.Si., Apt. dalam sambutannya mengharapkan semua peserta yang mengikuti workshop ini dapat mengambil manfa’at untuk dapat mengembangkan bisnis di bidang kosmetik dan jamu yang akan diajarkan pada workshop ini.

"Kami ucapkan terima kasih kepada pembicara yang sudah berkenan berbagi ilmunya," ujarnya pada saat membuka Workshop ’Design Your Own Jamu and Organic Body Care Product’ pada Jumat, 15 Maret 2019, di Kampus ISTN, Jakarta Selatan.

Worskhop dipandu oleh Ana Yulyana, S.Farm., M.Farm, Apt., Dosen Farmasi Industri, Fakultas Farmasi ISTN. Tampak hadir Founder Jamu Digital, Drs. Karyanto, MM. yang mengikuti hingga praktikum berakhir.

Dekan Farmasi ISTN

Foto: Dekan Fakultas Farmasi ISTN, Dr. Refdanita, M.Si., Apt. (atas) , Ariel Dwi Puspitawati, S.Si.Apt., bersama peserta workshop.

Praktisi yang akan berbagi ilmu ini adalah Ariel Dwi Puspitawati, S.Si., Apt., Owner-Founder Puspita Naura, Malang, dengan membawakan empat materi dan dua sesi praktek.

  • Meteri 1: Pemanfaatan dan Pengolahan Tanaman Obat Asli Indonesia
  • Materi 2: Proses Ekstraksi Tanaman Berkhasiat Obat Menjadi Berbagai Produk Ekstrak
  • Materi 3: Pemberdayaan Masyarakat, Pemanfaatan Limbah Hasil Proses Pengolahan Jamu-Kosmetik Tradisional
  • Materi 4: Formulasi dan Pembuatan Lotion Bar, Cram Wajah dan Jamu
  • Praktek 1: Proses Ekstraksi Menjadi Berbagai Produk Ekstrak (Kental, Cair, dan Powder)
  • Praktek 2: Proses Pembuatan Produk Berbahan Aktif ekstrak (Cream Wajah, Lotion Bar, dan Kapsul).

Ariel Dwi Puspitawati merupakan Guru Farmasi di SMK Islam Kepanjen, dan Apoteker UKOT Herbalindo, Malang. Alumni Sarjana Farmasi Universitas Surabaya (1996), dan Program Apoteker Universitas Airlangga (2002) ini, memiliki minat dibidang wirausaha sebagai Owner and Founder SA Pharmacist dan Owner Puspita Naura, Malang.

Peserta Workshop

Foto: Peserta workshop menunjukkan hasil praktek membuat Cream Wajah, Lotion Bar, dan Jamu.

Dengan pengalaman tersebut diatas, Ariel dengan runtut menjelaskan tahapan-tahapan, jika ingin membuat produk kosmetik dan jamu untuk skala home industry, dan kelak jika sudah besar dapat di up grade untuk skala pabrikan.

"Peluang bisnis kosmetika dan jamu terbuka luas, ayo para apoteker yang memiliki kompetensi dalam inovasi produk dapat menjadi entrepreneur," ajak Ariel Dwi Puspitawati. Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait