Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Tubuh Manusia
Tanggal Posting : Senin, 13 Agustus 2018 | 07:37
Liputan : Redaksi - Dibaca : 1130 Kali
Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Tubuh Manusia
Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

HerbaIndonesia.Com. Tanaman kunyit merupakan terna berbatang yang tersusun dari pelepah daun memiliki rimpang berwarna kuning cerah. Kunyit merupakan tanaman asli Asia Tenggara dan tersebar luas di Filipina, Malaysia, Indonesia, Australia dan Afrika. Kunyit mudah tumbuh pada daerah dengan ketinggian 240-1200 m dpl, di tepi hutan sekunder maupun di ladang terbuka.

Kunyit mudah diperbanyak dengan stek rimpang. Untuk menghasilkan pertumbuhan tanaman yang baik, bibit kunyit sebaiknya dibuat dengan ukuran 20-25 g tiap stek. Waktu tanam yang tepat adalah pada awal musim hujan, dan panen dilakukan pada musim kemarau yaitu setelah tanaman berumur lebih dari 9 bulan di lahan.

Bagian yang digunakan adalah rimpang. Kandungan kimia rimpang kunyit adalah kurkuminoid, desmetoksikurkumin, bidesmetoksi kurkumin, resin serta minyak atsiri. Rimpang kunyit sebagai jamu telah dikenal sejak dahulu oleh leluhur bangsa Indonesia sebagai "Jamu Kunyit Asem". Yang hingga sampai sekarang aktif diyakini untuk mengatasi gangguan datang bulan.

Minyak atsiri rimpang kunyit dapat meningkatkan sekresi empedu, sehingga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Namun, rimpang kunyit sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien yang menderita sakit batu empedu ataupun kerusakan pada batu empedu. Rebusan rimpang kunyit memiliki khasiat sebagai hepatoprotektor, serta untuk mengatasi rasa nyeri.

Selain itu kunyit juga meredakan rasa sakit akibat Irritable Bowel Syndrome, adalah suatu keadaan dimana adanya suatu penyakit yang menyebabkan kontraksi usus abnormal, keadaan tersebut tentu saja berpengaruh besar pada kerja usus besar di sistem pencernaan.

Manfaat kunyit untuk mengobati kondisi yang satu ini adalah kunyit dapat digunakan untuk mengurangi gerakan-gerakan otot yang abnormal. (Sumber: "Buku 100 Top Tanaman Obat Indonesia", Kementerian Kesehatan RI, Tawangmangu 2011, hlm. 62) Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait