Manfaat Daun Pegagan Untuk Mengatasi Stroke
Tanggal Posting : Jumat, 29 Juni 2018 | 06:11
Liputan : Redaksi - Dibaca : 428 Kali
Manfaat Daun Pegagan Untuk Mengatasi Stroke
Manfaat Daun Pegagan Untuk Mengatasi Stroke

HerbaIndonesia.Com. Berikut ini serial artikel HerbalSehat yang ditulis oleh Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau adalah Peneliti Herbal Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China. Semoga bermanfaat.

Stroke merupakan gangguan fungsi saraf akut. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan global yang menjadi penyebab kematian ketiga setelah jantung dan kanker serta menyebabkan kecacatan utama. 

Stroke disebabkan oleh gangguan peredaran darah di otak. Pada umumnya stroke menyerang orang tua, terutama pada usia 50 tahun ke atas, namun saat ini remaja dan usia produktif juga bisa terserang penyakit stroke.

Pada tahun 2013, stroke menyebabkan 1 dari setiap 20 kematian di Amerika Serikat. Rata-rata, sekitar 40 detik, seseorang di Amerika Serikat mengalami stroke, dan setiap 4 menit ada satu orang yang meninggal karena stroke.

Sedangkan di Indonesia sendiri, jumlah penderita stroke pada tahun 2013 berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan diperkirakan sebanyak 1.236.825 orang, untuk gejalanya diperkirakan sebanyak 2.137.941 orang.

Menurut patofisiologinya, stroke diklasifikasikan menjadi stroke iskemik dan stroke hemoragis. Kurang lebih 83% dari seluruh kejadian stroke berupa stroke iskemik.

Dan kurang lebih 51% stroke iskemik disebabkan oleh trombosis arteri, yaitu pembentukan bekuan darah dalam arteri serebral akibat proses aterosklerosis.

Penyebab kejadian aterosklerosis adalah pembentukan plag kolesterol pada pembuluh darah, terutama lemak LDL yang secara kronik bersama sel busa membentuk ateroma.

Kurang lebih 32% stroke disebabkan oleh emboli, yaitu tertutupnya arteri oleh bekuan darah yang lepas dari tempat lain di sirkulasi. Stroke perdarahan (hemoragis) frekuensinya sekitar 20% dari seluruh kejadian stroke.

Diantara tanaman obat, Pegagan atau Centella asiatica (Famili Apiaceace) telah dikenal memiliki aktivitas sebagai neuroprotektif yang dapat digunakan dalam terapi stroke.

Dalam sistem pengobatan Ayurverda, Pegagan termasuk tanaman psikoaktif yang telah digunakan selama berabad-abad, dimana masyarakat India menyebutnya dengan Medhyarasayana (obat yang bekerja pada sistem syarat).

Penelitian menggunakan kultur sel syaraf manusia SH-SY5Y menunjukkan ekstrak etanol Pegagan konsentrasi 100 mikrogram per mili secara nyata meningkatkan elongasi neurit dengan kehadiran faktor pertumbuhan syarat (Nerve growth factor) (Soumyanath et al., 2005).

Penelitian lain yang dilakukan oleh Pramastya et al. (2010) membuktikan bahwa pemberian ekstrak etanol dosis 100 mg/kg berat badan pada tikus yang dibuat model stroke iskemia serebral memberikan efek proteksi pada kerusakan neuron.

Senyawa aktif utama yang terkandung dalam Pegagan termasuk golongan triterpenoid saponin, terdiri dari asiaticoside, brahmoside, brahminoside, centralized, isothankunoside, oxyasiaticoside, thankunoside.

Selain itu, juga terkandung senyawa asam-asam triterpenoid seperti asiatic acid, madecassic acid, brahmic acid, isobrahmic acid dan betulic acid (Nalini etal., 1992).

Mekanisme aksinya sebagai antistroke dihubungkan dengan kemampuan senyawa asiatic acid dalam mengurangi pelepasan sitokrom c dan faktor yang menginduksi apoptosis (apoptosis-inducing factor) pada mitokondria otak Lee et al., (2014).

Bukti lain yang menguatkan adalah kemampuan Pegagan dalam menstimulasi pertumbuhan dan reparasi sel-sel yang rusak. (Kontributor Ahli HerbaIndonesia.Com: Dr. Kintoko, M.Sc., Apt. Beliau Peneliti Herbal Fakultas Farmasi UAD; Kepala Sentra HKI UAD, Alumnus Guangxi Medical University, China) (Redaksi HerbaIndonesiaCom)

 


Kolom Komentar
Berita Terkait