Kajian Hasil Klinis Jamu Berdasarkan Parameter Kualitatif Pasien
Tanggal Posting : Selasa, 23 April 2019 | 14:39
Liputan : Redaksi - Dibaca : 101 Kali
Kajian Hasil Klinis Jamu Berdasarkan Parameter Kualitatif Pasien
dr. Danang Ardianto menyampaikan materi Kajian Hasil Klinis Jamu Berdasarkan Parameter Kualitatif Pasien

HerbaIndonesia.Com. Tujuan utama hampir semua pelayanan kesehatan adalah meningkatkan apa yang dirasakan oleh pasien dan fungsinya.

Pasien adalah penilai terbaik untuk dirinya sendiri. Pasien adalah observer terbaik pada beberapa kondisi dan komplikasi.

Demikian dr. Danang Ardianto memaparkan presentasinya berjudul: Kajian Hasil Klinis Jamu Berdasarkan Parameter Kualitatif Pasien pada acara "Penyusunan Batang Tubuh Keilmuan PPUIN" di Rumah Diklat Iptek Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Tawangmangu, Jawa Tengah, pada 14 April 2019.

Sejumlah pembicara yang kompeten tampil pada acara yang digelar oleh Perkumpulan PARICARA USADA INDONESIA (PPUIN) yang berlangsung dua hari (14-15 April 2019) ini, yaitu:

  • Akhmad Saikhu, SKM, MSc.PH.: Ristoja Riset Berbasis Etnografi.
  • dr. Ingrid Tania, M.Si. (Herbal Medik): Filosofi dan Kajian Epistemologis Pengobatan Tradisional Indonesia
  • Ki Supriyatna: Kajian Filologi Kitab Kuno Pengobatan dari Jawa
  • Prof. Dr. Mangestuti Agil, Apt: Kapita Selekta Etnomedisin Indonesia
  • Prof. Dr. Rusmin Tumanggor: Kajian Antropologis Pengobatan Tradisional Indonesia
  • dr. Danang Ardianto: Kajian Hasil Klinis Jamu Berdasarkan Parameter Kualitatif Pasien

Berikut ini, ringkasan materi Kajian Hasil Klinis Jamu Berdasarkan Parameter Kualitatif Pasien yang disampaikan dr. Danang Ardianto.

A. Ciri Kesehatan Tradisional:

  • Klien adalah Insan Holistik (Makhluk: Bio-Psiko-Spirituo-Sosio-Kulturo)
  • Unsur Sosial-Budaya berpengaruh terhadap Sehat-Sakit
  • Klien memiliki peran sentral dalam penyembuhan
  • Terdapat "dyadic relation" (mahligai professional) antara penyembuh dengan klien
  • Penyembuh adalah "guru" (docere)
  • Intervensi bersifat holistic (bahan alam/ramuan dan keterampilan)
  • Penjelasan ilmiah: biomedik
  • Diarahkan pada promotive, preventif, penyakit kronis, dan paliatif (Memperkuat sisi sehat) Healing

B. PP 103 Tahun 2014 : Pelayanan Kesehatan Tradisional

C. Penelitian Kualitatif

  • Fokus pada memahami atau menafsirkan fenomena sosial atau manusia: pengalaman, perilaku, fungsi organisasi, gerakan sosial, hubungan interaksional, deskripsi budaya
  • Peneliti menafsirkan fenomena dalam arti makna yang dibawakan orang kepada mereka

D. Mengukur Keberhasilan Penyembuhan (Clinical Outcome Measurement)

  • Ukuran Etik - Kuantitatif
  • Ukuran Emik - Kualitatif, Kualitatif yang dikuantitatifkan

E. Metode pengumpulan data kualitatif: Wawancara mendalam, Observasi langsung dan Analisis dokumen

F. Desain Penelitian: Pre-post Design (Before-After) dan Uji Klinik Multi center

G. Parameter Penelitian Klinik Jamu:

  • Safety : Px. Darah, Fungsi Hati, Fungsi Ginjal, SAE
  • Efficacy : Sesuai yang diteliti (kuantitatif dan kualitatif)
  • Patient Reported Outcome (PRO) Penilaian Quality of Life

H. Kesimpulan:

  • Parameter kualitatif sama pentingnya dengan parameter kuantitatif
  • PRO merupakan prediktor dan outcome yang penting
  • Konsep kunci untuk mengukur kualitas hidup terkait kesehatan, gejala, kepuasan, kepatuhan

Semoga tulisan ini ada manfaatnya menginspirasi para penulis body of knowledge penyehatan dan pengobatan tradisional Indonesia langkah dasar untuk mendunia. Redaksi HerbaIndonesia.Com

 


Kolom Komentar
Berita Terkait