KaDO Martha Tilaar untuk Melestarikan Jamu Indonesia
Tanggal Posting : Rabu, 18 Juli 2018 | 08:04
Liputan : Redaksi - Dibaca : 283 Kali
KaDO Martha Tilaar untuk Melestarikan Jamu Indonesia
Heru Wardana, Pengelola KaDO Martha Tilaar (bertopi) menjelaskan proses pasca panen tanaman obat terstandarisasi kepada Founder PharmaONEBRAND, Karyanto, Selasa, 17 Juli 2018

HerbaIndonesia.com Sejatinya banyak pejuang Jamu Indonesia yang telah lama menginisiasi, agar Jamu berkembang dan menjadi gaya hidup sehat bangsa Indonesia. Konsep KaDO (Kampoeng Djamoe Organik) Martha Tilaar untuk Jamu Indonesia, adalah bagian melestarikan budaya minum Jamu rakyat Indonesia.

KaDO (Kampoeng Djamoe Organik) didirikan oleh Martha Tilaar Group, berlokasi di Jl.Ciujung, Kawasan EJIP Pintu II, Cikarang Selatan, Bekasi Jawa Barat. Berada di atas lahan hijau dengan konsep taman organik seluas 10 ha, yang strategis dan mudah dijangkau.

"Ada 5 pilar yang kita lakukan di KaDO ini, yaitu gardening tanaman obat, ada sekitar 650 tanaman obat, ada pengolahan simplisia (dari proses panen, pemilahan, pembersihan, pengeringan, dan dilanjutkan proses produksi di pabrik), Produksi Jamu, Klinik Santifikasi Jamu, Training Center Terapi Spa, dan Kedai Sehat," papar Heru Wardana, Pengelola KaDO Martha Tilaar saat menerima kunjungan Founder PharmaONEBRAND, Karyanto dan Tim, pada Selasa, 17 Juli 2018.

Heru menjelaskan bahwa sebelum konsep KaDO dijalankan, awalnya lahan ini berupa kebun yang menyediakan koleksi tanaman obat. Kemudian konsep KaDO difungsikan sebagai pusat pendidikan lingkungan, karena memiliki berbagai koleksi tanaman obat asli Indonesia yang dibudidayakan secara organik dan selaras dengan alam.

"Di area pasca panen, kami juga melakukan proses penanganan bahan baku tanaman obat hasil panen, sehingga menghasilkan bahan yang berkualitas dan terstandar," lanjut Heru Wardana sambil menunjukkan proses pemilahan, pembersihan, penirisan, dan pengeringan menggunakan oven yang dapat diatur suhunya.

Semua fasilitas di KaDO ini, lanjut Heru Wardana yang telah bergabung dengan Martha Tilaar Group selama 20 tahun ini, dapat dinikmati oleh masyarakat untuk kegiatan keluarga, kegiatan organisasi, kegiatan wisata untuk mendidik anak-anak mencintai alam, dan mencintai Jamu sebagai warisan budaya Indonesia. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau.

"Kami juga siapkan berbagai pelatihan yang dapat diikuti oleh masyarakat seperti: Program Beauty Class, Pelatihan pembuatan Jamu Gendong, pelatihan penanaman tumbuhan obat, proses pasca panen dan pengolahannya," Heru Wardana menambahkan.

Histori KaDO Martha Tilaar
DR. Martha Tilaar yang sejak awal merintis usaha Kosmetik dan Jamu ini, berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan, sangat paham arti penting menanam sebatang pohon. ’The Power of Tree’ untuk kelangsungan hidup manusia, sekaligus mensejahterakan masyarakat sekitarnya.

Maka dibangunlah Kebun Botani berisi aneka jenis tanaman berkhasiat obat dan kosmetik di Sawangan Depok seluas sekitar 7.000 m2, yang dimulai sejak 1995. Ini ide pertama Martha Tilaar, sebagai langkah melestarikan kearifan budaya lokal dan sumberdaya hayatinya.

Ide ini terus dikembangkan dan disempurnakan, sehingga dibangunlah KaDO di Cikarang sebagai pengembangan kebun botani yang lebih luas di area perkotaan dan kawasan industri. Pengembangan lahan KaDO dirintis sejak tahun 1997.

Koleksi KaDO sekitar 650 spesies tanaman obat, kosmetik, dan aromatik (OKA), dikelola oleh para ahli pertanian didukung oleh Martha Tilaar Innovation Center (MTIC). Sebagai pusat pendidikan lingkungan (center for environmental education), membantu menumbuhkan penyadaran lingkungan yang baik bagi masyarakat dan mendidik masyarakat petani untuk dapat berbudidaya secara baik, melalui budidaya organik.

Martha Tilaar Group sangat mendukung pengelolaan dan pengembangan KaDO sebagai kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan. Melalui program CSR (Corporate Social Responsibility)- KaDO memberikan manfaat untuk masyarakat luas dan perusahaan dalam mengembangkan produk dan upaya standardisasi produk berkualitas.

Produk-produk Sari Ayu memiliki image yang kuat sebagai produk yang alami dan ramah lingkungan, karena bahan-bahan baku yang digunakan dari bahan yang diolah dari alam dengan memperhatikan unsur pelestariannya.

Harmonisasi & Sustainable Business
Mengadopasi pengembangan perusahaan yang berkelanjutan- sustainable business, Martha Tilaar Group menyatukannya secara harmonis dengan alam. Perusahaan, masyarakat dan lingkungan adalah satu-kesatuan.

KaDO dapat diakses oleh masyarakat luas untuk berbagai keperluan yang bermanfaat untuk pengembangan herbal Indonesia. Dengan berbagai format berikut ini:

Pusat Penelitian Tanaman OKA. KaDO sebagai pusat tempat penelitian tanaman OKA yang dapat dilakukan oleh mahasiswa, perguruan tinggi, lembaga-lembaga penelitian.

Koleksi Tanaman Asli Indonesia. Sebagai kebun botani KaDO memiliki koleksi lebih dari 650 jenis tanaman OKA yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Indonesia dan didomestikasi serta diperbanyak untuk keperluan pembibitan.

Pelatihan budidaya organik tanaman OKA sesuai GAP (Good Agricultural Practices) dan GCP (Good Collecting Practices) serta penanganan pasca panennya. Pengetahuan dan tata cara budidaya tanaman Obat, Kosmetik dan Aromatik secara organik serta penanganan pasca panennya untuk mendapatkan bahan tanaman yang berkualitas.

Pendidikan lingkungan untuk siswa TK, Sekolah Dasar dan Menengah. Tersedia wahana untuk siswa-siswa belajar melalui berbagai permainan yang berinteraksi langsung dengan alam. Para siswa diajak untuk lebih peduli dengan lingkungan sejak dini melalui konsep edutaiment.

KaDO sebagai pelestarian budaya daerah. Terdapat berbagai bangunan asal daerah antara lain: Rumah Panggung Manado - Sulawesi Utara, Joglo Jawa - Jawa Tengah dan Jawa Timur, Rumah Bambu dari Bumi Parangyangan Bandung, Pendopo Bali. Disamping sebagai tempat berbagai kegiatan, juga sebagai pelestari kebudayaan daerah melalui rumah-rumah adat.

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik. Pelatihan tentang pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga. Program ini juga ditujukan untuk semua kalangan masyarakat tentang bagaimana mengelola sampah organik untuk dijadikan kompos media tanam, cara aplikasi pada pertanaman dan pemanfaatan lainnya.

Training Center Terapis Spa. Di dalam kawasan KaDO juga terdapat training center untuk terapis spa yang diikuti para putri-putri dari berbagai daerah di Indonesia yang mendapat bea siswa penuh untuk dilatih selama 6 bulan sebagai terapis di Spa. Setelah lulus disalurkan di jariangan Spa Martha Tilaar. Sebuah upaya memberikan bekal ketrampilan kepada para wanita dan membuka lapangan kerja setelah mereka lulus pelatihan.

Klinik Djamoe Martha Tilaar. Klinik ini memberikan pelayanan kesehatan tradisional dan komplementer terintegrasi dengan pelayanan kesehatan konvensional, sekaligus untuk pusat penelitian saintifikasi jamu. Dokter yang bertanggung-jawab di klinik ini adalah dr. Richard Siahaan, M.Si.

Kedai Sehat. Tersedia makanan dan minuman sehat khas Indonesia yang unik dan diramu dengan berbagai tanaman OKA, termasuk berbagai jajanan tradisional yang mengembalikan kenangan akan kampung halaman. Masyarakat sekitar dapat menikmati Kedai Sehat di KaDO, sekaligus rekreasi menikmati indahnya kebun tanaman obat yang terbentang luas, sambil minum Jamu tentunya. Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait