Jamu IBOE dan Jamu Jago: Peringati Hari Ibu dengan Lomba Kreasi Jamu dan Ratu Jamu Gendong
Tanggal Posting : Minggu, 6 Januari 2019 | 06:27
Liputan : Redaksi - Dibaca : 241 Kali
Jamu IBOE dan Jamu Jago: Peringati Hari Ibu dengan Lomba Kreasi Jamu dan Ratu Jamu Gendong
Foto: Kegiatan Hari Ibu 2018 oleh PT. Jamu IBOE di Surabaya.

HerbaIndonesia.Com. Peringatan Hari Ibu 2018 juga dijadikan ajang kegiatan oleh sejumlah perusahaan Jamu. PT. Jamu IBOE menggelar Lomba: Kreasi Jamu, Fashion Baju Daur Ulang dari bungkus Jamu, Lomba Make Up dan Berkebaya, dan Lomba Yel-Yel Hari Ibu. Sedangkan PT Jamu Jago menggelar Lomba Ratu Jamu Gendong 2018.

Di Surabaya, Jamu IBOE bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Surabaya mengadakan aktivitas untuk para ibu-ibu menyelenggarakan Lomba Kreasi Jamu/Minuman Kesehatan IBOE Natural Drink dari Jamu IBOE, lomba fashion baju daur ulang bungkus jamu, lomba make up dan memakai kebaya, & lomba yel-yel hari Ibu.

Dengan peserta ibu-ibu PKK yang berasal dari 31 Kecamatan di Kota Surabaya. Peringatan Hari Ibu ini merupakan apresiasi terhadap para ibu yang mempunyai fungsi yang sangat penting dalam keluarga dimana seorang ibu adalah seorang sosok di dalam keluarga yang selalu memikirkan & memperhatikan semua kebutuhan keluarganya.

"Dan ini juga merupakan filosofi dari Jamu IBOE yang mengangkat dan mengapresiasi sosok ibu yang selalu memperhatikan kesehatan keluarganya dengan Jamu Indonesia," Direktur Utama PT Jamu IBOE, Stephen Walla menjelaskan dalam press release yang diterima Redaksi JamuDigital.Com.

Dengan diadakannya Lomba Kreasi Jamu/Minuman Kesehatan IBOE Natural Drink ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi untuk para ibu untuk berkreasi dan berinovasi dalam mengemas minuman jamu menjadi minuman jamu jaman now yang enak, segar dan menyehatkan, sehingga semua anggota keluarga mulai dari anak-anak sampai dewasa bisa mengkonsumsi sehari-hari dan lebih mencintai Jamu Indonesia.

Acara ini yang diadakan pada 19 Desember 2018, bertempat di Kaza Mall Lt. 1, Surabaya. Dihadiri oleh owner PT Jamu IBOE Jaya, Stephen Walla, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Ibu Sigit Sugiharsono.

Final 1 lomba kreasi minuman & lomba fashion kali ini menampilkan juara terbaik setiap kecamatan yang sudah di seleksi sebelumnya oleh Jamu IBOE. Dan untuk peserta lomba make up adalah ibu camat yang saat ini bertugas di masingmasing kecamatan kota Surabaya.

Pada perayaan Hari Ibu tahun ini, Jamu IBOE juga ingin mensosialisasikan hashtag Jamu Brand Indonesia #jamubrandindonesia. Tujuan dari pencantuman hashtag ini untuk mengingatkan dam menyampaikan pesan bahwa Jamu Indonesia adalah kekayaan, budaya dan tradisi Bangsa Indonesia yang harus dihargai & terus dilestarikan dan dikembangkan agar bisa menjadi Ketahanan Nasional, Kekayaan Budaya dan Tradisi Bangsa, Kesehatan Bangsa dan Potensi Penggerak Ekonomi Indonesia baik di pasar domestic maupun juga di pasar global.

Jamu Jago: Tradisi Lomba Ratu Jamu Gendong

Ratu Jamu Gendong

Foto: Kegiatan Pemilihan Ratu Gendong 2018 oleh PT Jamu Jago. Sumber: www.viva.co.id

PT. Jamu Jago pada 22 Desember 2018, di Semarang menggelar pemilihan Ratu Jamu Gendong dan Jamu Gendong Teladan 2018.

Direktur Utama PT Jamu Jago, Ivana Suprana sebagaimana dikutip oleh media online www.detik.com (https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4355029/ketika-mbok-mbok-jamu-cantik-berlenggak-perebutkan-gelar-ratu?_ga=2.85986136.1180607099.1545612634-807245947.1545612634) mengatakan para peserta harus melalui audisi yang cukup ketat.

Tidak hanya penampilan, namun juga harus menguasai pengetahuan Jamu tradisional mulai dari bahan hingga meraciknya. Etika dan kebersihan saat membuat atau melayani juga menjadi penilaian.

"Para peserta itu se-pulau Jawa. Ratu Jamu Gendong ini untuk yang di bawah 35 tahun. Yang senior ada Jamu Gendong Teladan," kata Ivana.

Nantinya bagi yang terpilih menjadi Ratu Jamu Gendong atau Jamu Gendong Teladan akan menjadi Duta Jamu Jago dan mengikuti acara-acara tingkat nasional. Ivana menjelaskan, ternyata cukup banyak juga penjual Jamu yang usianya masih muda-muda.

Acara ini sudah ada sejak 1987, walau sempat vakum. Mulai rutin sejak tahun 2008 digelar 2 tahun sekali. Jamu Gendong, lanjut Ivana, kini memang sudah tidak melulu dengan menggendong wakul berisi botol-botol, tapi ada yang menggunakan sepeda, motor, dan kios.

Tahun 2018 ini, pelaksanaannya di Taman Indonesia Kaya Semarang, sebayak 21 mbak Jamu bersaing memperebutkan predikat Ratu Jamu Gendong. Dan 14 mbok Jamu yang memperebutkan predikat Jamu Gendong teladan.

Adalah Andyra Bettanama (22)- setelah lolos audisi yang diikuti total pendaftar 684 orang. Andyra akhirnya terpilih sebagai Ratu Jamu Gendong yang diadakan oleh Jamu Jago.

Andyra, masuk menjadi finalis Ratu Jamu Gendong Nasional mewakili Karesidenan Solo. Gadis kelahiran Wonogiri, 19 Maret 1996 itu bersaing dengan ratusan peserta lain dari berbagai provinsi di Indonesia. Sebelumnya, ia mengikuti serangkaian audisi yang digelar oleh perusahaan Jamu Jago. Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait