Farmasi UGM Bahas Pengembangan Jamu Berbasis Kearifan Lokal Bersama GKR Mangkubumi
Tanggal Posting : Sabtu, 1 Juni 2019 | 01:11
Liputan : Redaksi - Dibaca : 97 Kali
Farmasi UGM Bahas Pengembangan Jamu Berbasis Kearifan Lokal Bersama GKR Mangkubumi
Delegasi Farmasi UGM terdiri dari Prof. Dr. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt. (Kerudung Biru) dan Prof. Dr. Agung Endro Nugroho di kediaman GKR Mangkubumi. Selasa, 21 Mei 2019. Foto: farmasi.ugm.ac.id

HerbaIndonesia.Com. Fakultas Farmasi UGM melakukan kunjungan ke kediaman GKR Mangkubumi pada hari Selasa, 21 Mei 2019.

Delegasi Farmasi UGM terdiri dari Dekan dan Prof. Dr. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt. (Ketua Panitia International Conference ASEAN Pharmnet 2019) didampingi pegiat kearifan lokal Bapak Adwin Suryo Satrianto.

Dekan Fakultas Farmasi UGM menyampaikan konsep pengembangan herbal atau jamu yang berbasis kearifan lokal Indonesia.

"Herbal bisa bisa dikembangkan melalui track sebagai obat dan bisa sebagai suplemen atau bagian dari Life Style, dan di era sekarang jamu berpotensi besar dikembangkan secara inovatif melalui teknologi, formulasi dan cara penyajiannya", ungkap Dekan.

Dalam pertemuan ini, Bapak Adwin Suryo juga menyampaikan rencana pelaksanaan Festival Jamu Internasional bertemakan "Menjamu Dijamu" yang dilaksanakan pada 14-15 November 2019, bersamaan dengan kegiatan 3th International Conference on Pharmacy Education and Research Network of ASEAN (ASEAN Pharmnet 2019) yang bertemakan "Exploring the Local Wisdom for Advanced Pharmacy Education and Research".

Pada kesempatan ini, GKR Mangkubumi menyambut baik rencana Festival Jamu Internasional. "Perlu inovasi untuk meningkatkan kualitas Jamu atau produk-produk lainnya misalnya produk permen dengan nilai gizi tinggi yang bermanfaat bagi anak-anak", ungkap Beliau. (Sumber: http://farmasi.ugm.ac.id/delegasi-farmasi-ugm-bahas-pengembangan-jamu-berbasis-kearifan-lokal-bersama-gkr-mangkubumi/). Redaksi HerbaIndonesia.Com.

 


Kolom Komentar
Berita Terkait