Edukasi Jamu dan Wirausaha pada Program OK OCE
Tanggal Posting : Kamis, 26 April 2018 | 06:05
Liputan : Redaksi - Dibaca : 441 Kali
Edukasi Jamu dan Wirausaha pada Program OK OCE
Karyanto, Founder PharmaONEBrand: Edukasi Minum Jamu dan Wirausaha Jamu Gendong Bagian dari Melestarikan Budaya Bangsa Indonesia

HerbaIndonesia.Com. Salah satu langkah yang efektif memasyarakatkan jamu dan menstimuli entrepreneur di bidang jamu dengan pelatihan dan strategi wirausaha di bidang jamu. Hal itu yang dilakukan OK OCE, saat menggelar acara di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dengan menampilkan jamu gendong sebagai bahan edukasi.

Menurut Wita Karmelita Rachman, Coach Wirausaha OK OCE, Kecamatan Mampang Prapatan, pada acara OK OCE tersebut diikuti sekitar 60 warga yang digelar di Aula Kecamatan Mampang Prapatan, pada Rabu, 25 April 2018.

"Tujuannya untuk melaksanakan program OK OCE untuk meningkatkan jiwa wirausaha. Manfaatnya, bagi yang belum punya usaha, dapat memulai usaha, yang sudah punya usaha dapat meningkatkan usahanya, yang belum punya pekerjaan dapat punya pekerjaan," demikain ditegaskan dalam diskusi dengan Founder PharmaONEBRAND, Karyanto, bersama Pengrajin Jamu Gendong, Lasmi Lestari, di Jakarta Selatan kemarin (Rabu, 25 April 2018).

Kegiatan di Kecamatan Mampang Prapatan tersebut, juga diisi dengan testimoni pengrajin Jamu Gendong, Lasmi Lestari untuk memberikan bekal kepada peserta, tentang prospek jamu gendong, dan cara pembuatannya.

Dalam diskusi tersebut, Karyanto mengingatkan agar dalam proses pembuatan jamu gendong memperhatikan higienitas, dan memastikan bahan-bahan dari tanaman obat dari alam tersebut, tidak dicampur dengan bahan kimia obat.

"Jamu Indonesia itu warisan budaya yang adiluhung, tidak saja manfaatnya untuk kesehatan yang sudah terbukti turun-temurun, tetapi juga memiliki cita rasa yang khas. Dan secara ekonomi nasional, harusnya dapat menjadi unggulan," urai Karyanto, Sarjana Farmasi alumni UGM itu.

Mereka bertiga sepakat, bahwa jamu Indonesia dapat menjadi keunggulan daya saing nasional, asalkan dapat terus diedukasikan kepada masyarakat luas. Redaksi HerbaIndonesia.Com

 


Kolom Komentar
Berita Terkait