Delegasi dan Observer dari Indonesia Hadir Pada TMHS PWG di Laos
Tanggal Posting : Sabtu, 4 Mei 2019 | 13:29
Liputan : Redaksi - Dibaca : 88 Kali
Delegasi dan Observer dari Indonesia Hadir Pada TMHS PWG di Laos
Delegasi dan observer Indonesia bersama Menteri Kesehatan Laos, para Chair dan Ketua Delegasi tiap negara ASEAN.

HerbaIndonesia.Com. Empat belas delegasi dan observer dari Indonesia yang di Pimpin oleh Drs. Tepy Usia, Apt, M.Phill, Ph.D (Direktur Standarisasi Produk Pangan BPOM) menghadiri The 31st ASEAN Consultative Committee for Standards and Quality (ACCSQ) on Traditional Medicines and Health Supplements Product Working Group (TMHS PWG) yang digelar di Laos pada 29 April 2019 hingga 3 Mei 2019.

Mereka adalah: 1. Drs. Tepy Usia, Apt, M.Phill, Ph.D (BPOM- Head of Delegate/ Chair of TFRF), 2. Prof. Dr. Suwijiyo Pramono, DEA (BPOM-Chair of ATSC), 3. Dra. Isnaeni, Apt, M.Epid (BPOM- Delegate), 4. Drh. Rachmi Setyorini, MKM (BPOM-Delegate), Drs. Better Ridder, Apt (BPOM- Delegate), 6. Wiwin Herwiyati, STP, M.Foodst (BPOM-Delegate), 7. Anggi Ramdhani Nugraha (PT Darya Varia Laboratoria- Observer), 8. Siani Kumaladewi (PT Konimex-Observer), 9. Fransiska Vera Adhitama (PT Konimex-Observer), 10. Ridho Nugroho Zendrato (PT Konimex- Observer), 11. Daud Abadi ( PT Konimex- Observer), 12. Shelly Taurhesia (PT Amindoway Jaya - Observer), 13. Dr. Inggrid Tania, M.Si. (Vice Chairman of Jamu Scientification Division- Observer), 14. Sri Lenni, S.Si, Apt (PT Sinde Budi Sentosa -Observer).

Dr. Inggrid Tania, M.Si disela-sela kegiatan TMHS PWG di Laos melaporkan kepada JamuDigital.Com bahwa dia mewakili GP. Jamu untuk yang kedua kalinya. "Pertama kali pada ACCSQ Meeting yang ke-30 di Yogyakarta pada Oktober 2018. Kedua kalinya pada ACCSQ Meeting yang ke-31 yang diselenggarakan di Vientiane Laos," paparnya.

Delegasi dari Pihak Pemerintah (BPOM, Kemenlu, Sekretariat ASEAN), dan Observer dari pihak swasta (GP. Jamu, APSKI, industri obat tradisional dan suplemen kesehatan).

Jadi pada intinya, lanjut Inggrid Tania, dari rangkaian puluhan meeting ini untuk menghasilkan agreement diantara semua negara anggota ASEAN untuk mewujudkan Harmonisasi ASEAN. Utamanya dalam standar keamanan dan kualitas, serta manfaat Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan.

Sejumlah organisasi dibawah TMHS-PWG adalah berikut ini:

  • TFRF (Task Force for Regulatory Framework), Chair: Drs. Tepy Usia, Apt., M.Phill., Ph.D
  • ATSC (ACCSQ TMHS-PWG Scientific Committee), Chair: Prof. Dr. Suwijiyo Pramono, Apt., DEA.
  • GMP Task Force

GP. Jamu pada ACCSQ Meeting ini selain sebagai observer dari Indonesia, juga menjadi anggota dari AATMI (ASEAN Alliance of Traditional Medicine Industries). Sedangkan APSKI pada ACCSQ Meeting ini selain sebagai observer dari Indonesia, juga menjadi anggota dari AAHSA (ASEAN Alliance of Health Supplements Association).

Pada Bulan Oktober 2019 akan dilanjutkan dengan pertemuan ACCSQ Meeting ke-32 di Malaysia. Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait