Cerita Jemaah Haji di Surabaya, Rajin Minum Jamu
Tanggal Posting : Kamis, 18 Juli 2019 | 01:57
Liputan : Redaksi - Dibaca : 13 Kali
Cerita Jemaah Haji di Surabaya, Rajin Minum Jamu
Nenek Tiwa asal Pamekasan Madura, calon jamaah haji tertua se-Jawa Timur. Foto: www. jatim.tribunnews.com.

HerbaIndonesia.Com. Berusia 103 tahun tak menghalangi Tiwa Binti Sajarin, wanita asal Desa Beruh, Kabupaten Pamekasan untuk menunaikan ibadah haji.

Meski sudah sepuh, fisik Tiwa masih tampak kuat. Penglihatan dan pendengarannya pun masih awas. Bahkan dirinya mengaku berniat haji tanpa menggunakan kursi roda.

Saat berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Tiwa juga menunjukan berjalan cepat tanpa didampingi orang lain.

"Sehat, wat mekuat. Pokok en kuat (sehat, dikuat kuatin pokoknya kuat)," kata Tiwa saat berada di kamar asrama haji, Selasa sore (9/7/2019).

Dirinya mengaku tak mengalami gangguan kesehatan, hanya saja terkadang otot-otot kakinya terasa sakit ketika kelelahan.

"Ye ken orak en kenduh (pegal linu), tak andhik penyakek (tidak punya penyakit)," kata dia.

"Mun ngakan nase sehat," canda Tiwa.

Tiwa mengaku kesehatannya itu didapatkannya dari rutin meminum jamu campuran susu, madu, telur dan minuman rempah-rempah seperti kunyit, temulawak dan jahe.

"Ebherik ena jamu, jamu telor, madu, susu. Ben are, mon ben minggu jamu mo ramoan anoh dedaunan, kunyek, temulabek (dikasih jamu, jamu telur, madu, susu. Setiap hari, kalau setiap minggu jamu ramuan daun-daunan, kunyit, temulawak)," jelas Tiwa.

Sehari-hari di usianya yang 103 tahun, Tiwa masih kerap bertani dan tinggal bersama tiga anak dan 10 cucunya.

Semangatnya tersebut mengantarkan Tiwa gabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 calon jamaah haji dari Embarkasi Surabaya yang akan berangkat ke Arab Saudi, sekitar pukul 01. 00 WIB, Rabu (10/7/2019).

"Mander sehattah, kuat. Amin (semoga sehat, kuat, amin)," kata Tiwa.

Cerita Azka Khoirunnisa
Seorang pelajar asal Sawojajar Malang, Azka Khoirunnisa (18) dinobatkan sebagai Calon Jamaah Haji (CJH) termuda oleh Siskohat Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Pelajar yang baru lulus SMAN 10 Malang ini terdaftar sebagai kelompok terbang (kloter) 15 Calon jamaah haji Embarkasi Surabaya.

Perjalanan haji tahun ini telah dipersiapkan sejak tahun 2009, saat itu Azka masih berusia 10 tahun.

"Banyak yang perlu dipersiapkan tapi sudah dibimbing sama mama, untuk latihan fisik insyallah sudah kuat. Pembekalan haji disuruh latihan minimal jalan satu sampai tiga kilometer," kata Azka di Gedung G2 Ahes, Kamis (11/7/2019).

Azka mengaku sangat senang dapat pergi haji di usia yang masih muda.

"Senang banget. Sebenarnya tidak ingin bilang-bilang tapi kan sekolah harus ijin mengurus haji. Akhirnya pelepasan berangkat banyak yang tahu," kata perempuan kelahiran 2 Juli 2001.

Menurut Azka, kesempatan ini juga menjadikannya lebih bersyukur. Terlebih setelah melihat perjuangan calon - calon jamaah haji lain terutama yang sudah sepuh untuk berangkat ke Tanah Suci.

"Saya selalu dapat saran harus dimanfaatkan dan bersyukur karena banyak orang yang harus nunggu bertahun-tahun. Banyak juga yang usianya sudah tua dan menangis berusaha sementara saya hanya menerima dari orang tua didaftarkan haji," papar dia. (Sumber: https://www.tribunnews.com/regional/2019/07/12/pengakuan-para-calon-jemaah-haji-di-surabaya-rajin-minum-jamu-hingga-latihan-jalan-sampai-3-km). Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait