Catatan Rapat Konsorsium Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Fitofarmaka
Tanggal Posting : Jumat, 19 Oktober 2018 | 06:50
Liputan : Redaksi - Dibaca : 24 Kali
Catatan Rapat Konsorsium Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Fitofarmaka
Konsorsium Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka berkoordinasi di Jakarta, 11-12 Oktober 2018

HerbaIndonesia.Com. Badan POM terus melakukan koordinasi intensif antara Academic, Business dan Goverment (ABG) untuk hilirisasi pemanfaatan hasil penelitian Obat Tradisional menjadi Fitofarmaka dengan mengadakan rapat Konsorsium Nasional Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka pada tanggal 11-12 Oktober 2018 di Jakarta.

Hal ini untuk menindaklanjuti amanat dari Inpres Nomor 6/Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

Sebelumnya, pada 31 Mei 2018 telah disepakati pembentukan Konsorsium Nasional Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka, yang merupakan tindak lanjut Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka yang dilakukan pada 12 April 2018.

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, BPOM RI., Dra. Mayagustina Andarini, M.Sc., Apt. dengan agenda:

  • Kesepakatan prioritas penyakit dan prioritas tanaman yang akan dikembangkan menjadi Fitofarmaka dan pelaksanaannya.
  • Penyusunan roadmap masing-masing bldang konsorsium sesuai dengan prioritas penelitian yang akan dilakukan tahun 2018- 2019.
  • Menyusun langkah-langkah strategis pengembangan obat bahan alam terkait penelitian (deregulasi, konsultasi, dan klinik)
  • Pembahasan draft SK Kepala Badan POM tentang Konsorsium Nasional Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka.

Berikut ini, catatan dr. Inggrid Tania, MSi. Herbal, Ketua II ADSJI- yang diundang sebagai Tim Ahli pada Rapat Konsorsium Nasional Percepatan Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Fitofarmaka BPOM tersebut:

Pada hari pertama, dibuka oleh Direktur Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik dan pada hari ke-dua dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM.

Rapat hari pertama sesi I diisi dengan pemaparan dari Direktur Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, KaSubDit Penilaian Uji Praklinik/Klinik OT, SK, Kos. dan DIP. Kos, ditutup dengan tanya-jawab singkat.

Kemudian dilanjutkan sesi-2 berupa paparan dari Prof. DR. Suwijiyo Pramono dari Farmasi UGM, DR. Elfahmi dari Farmasi ITB, dan Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kemenristekdikti, ditutup dengan tanya-jawab singkat dan penetapan anggota-anggota per-bidang konsorsium.

Diputuskan hanya ada 6 bidang saja (tidak jadi menjadi 7 bidang), yakni: Bidang Bahan Baku, Bidang Teknologi Farmasi dan Standarisasi, Bidang Uji Praklinik/Uji Klinik, Bidang Pelayanan Kesehatan Tradisional, Bidang Promosi Fitofarmaka, dan Bidang Monitoring dan Evaluasi.

Pada rapat hari kedua, setelah kata sambutan dari Deputi II BPOM dan tanya-jawab singkat, dilakukan penandatanganan pernyataan komitmen dari setiap anggota bidang konsorsium, kemudian dilanjutkan ke acara inti/acara puncak, yakni diskusi per-bidang konsorsium dan presentasi rekomendasi dari setiap bidang konsorsium.

"Saya masuk sebagai anggota Bidang Uji Praklinik/Uji Klinik, dan pada akhir acara (sebelum penutupan Rapat Konsorsium Nasional pertama), saya ditunjuk untuk mempresentasikan hasil diskusi Bidang Uji Praklinik/Uji Klinik," urai dr. Inggrid Tania, MSi.Herbal, kepada Redaksi JamuDigital.Com.

Diskusi Bidang Uji Praklinik/Uji Klinik dipimpin oleh Prof. DR. Purwantyastuti, Sp.FK, membahas dan menghasilkan beberapa poin rekomendasi, diantaranya terkait dengan :

  • Uji praklinik (termasuk uji in vitro): Uji toksisitas : uji toksisitas akut, uji toksisitas sub-kronik, uji toksisitas kronik, uji toksisitas khusus, dan Uji farmakodinamik.
  • Uji klinik : menyangkut fase-fasenya, metodenya, persyaratan dan aspek-aspek teknis lainnya. Redaksi HerbaIndonesia.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait