BPOM Kembangkan Hilirisasi Hasil Penelitian Fitofarmaka dan Produk Biologi
Tanggal Posting : Jumat, 12 April 2019 | 07:52
Liputan : Redaksi - Dibaca : 9 Kali
BPOM Kembangkan Hilirisasi Hasil Penelitian Fitofarmaka dan Produk Biologi
Kepala BPOM, Penny K. Lukito memimpin Rapat Satgas Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Fitofarmaka dan Produk Biologi. Foto: Twitter BPOM

HerbaIndonesia.Com. Kepala BPOM, Penny K. Lukito memimpin Rapat Pleno Satgas Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Fitofarmaka dan Produk Biologi yang dihadiri lintas Kementerian/Lembaga, Asosiasi, Perguruan Tinggi, Rumah Sakit di Jakarta, pada Kamis, 11 April 2019.

Pengembangan Obat dan Makanan perlu mendapat perhatian serius. Untuk itu, BPOM menginisiasi pembentukan Satgas Percepatan Pengembangan Produk Biologi dan Fitofarmaka yang bertujuan: Mengembangkan hilirisasi hasil penelitian obat bahan alam dan produk biologi.

BPOM bersinergi antar Kementerian/Lembaga, Institusi Penelitian dan Pendidikan, dan Pelaku Usaha sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan. Demikian informasi yang dikutip dari Twitter BPOM.

"Perlu peran pemerintah dan kerja sama lintas sektoral dalam pegembangan obat bahan alam (Fitofarmaka) dan produk Biologi sebagai life science products untuk meningkatkan kualitas hidup." Penny K. Lukito menegaskan.

Saat ini, mayoritas bahan baku obat masih impor, sehingga perlu penelitian berkelanjutan bahan baku kimia dan Fitofarmaka, karena sangat banyak bahan baku natural yang ada di Indonesia.

Menurutnya, masih banyak penelitian yang belum sesuai dengan kebutuhan, tumpang tindih antara satu penelitian dengan yang lain. Ini menjadi faktor penyebab terhentinya penelitian bahan baku obat.

"Saya berharap satgas ini dapat menjadi solusi terhadap beberapa kendala dalam proses hilirisasi inovasi dari peneliti/riset seperti sumber daya anggaran dan peralatan, jaringan, serta pendampingan," tutupnya. Redaksi HerbaIndonesia.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait